De Ligt Belum Pikirkan Jadi Legenda Juventus


STOCKHOLM – Juventus merupakan klub yang dikenal selalu memiliki barisan bek tangguh dari masa ke masa. Tradisi tersebut, nyatanya masih terus bertahan hingga saat ini, utamanya setelah Juve berhasil mendaratkan bek muda potensial, Matthijs de Ligt.

Sebelum De Ligt datang, Juve sebenarnya sudah memiliki duet bek elit dunia di jantung pertahanan mereka dalam diri Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci. Akan tetapi, manajemen Juve sadar bahwa kedua pemain tersebut sudah tidak muda lagi dan perlu adanya regenerasi.

Baca juga: Minta Pindah, Rugani Menyesal Tolak Pinangan Chelsea Musim Lalu?

Chiellini dan Bonucci menjadi andalan Juve selama ini

Maka dari itu, kehadiran De Ligt digadang-gadang untuk menjadi suksesor Chiellini dan Bonucci yang telah menjadi tulang punggung Juve dalam satu dekade terakhir. Selain De Ligt, manajemen Juve juga menyiapkan Merih Demiral dan Daniele Rugani sebagai suksesor.

Kendati demikian, De Ligt sendiri nyatanya belum berpikiran hingga sejauh itu. Saat ini ia hanya fokus untuk meningkatkan kualitas diri supaya bisa tampil secara reguler. Karena ia sadar bahwa bukan hal yang mudah untuk menjadi starter di Juve.

“Saya baru saja tiba di Juventus, jadi saya tidak memikirkan soal menjadi legenda klub dan raksasa. Jelas, saya tahu ada harapan besar terhadap saya, namun saya tidak memikirkannya. Saya mencoba untuk hidup di saat ini, bekerja untuk meningkatkan diri setiap hari. Setelah itu, kita akan melihat apa yang terjadi,” ujar De Ligt, mengutip dari Football Italia, Jumat (26/7/2019).

Matthijs De Ligt dinilai akan membuat Juventus semakin tangguh

“Saya tidak tahu apakah kami (Juve) adalah unit pertahanan terbaik di dunia. Kami memiliki pemain yang bagus, kami semua harus berjuang, namun hanya dua yang akan bermain. Dan saya masih tidak tahu apakah kami adalah grup (pertahanan) terbaik di dunia,” sambungnya.