Mengulas Biang Kegagalan Barcelona Menapak ke Final Liga Champions



Infomabosway.com, Jakarta – Liverpool secara tak terduga melakukan salah satu Comeback terbesar dalam sejarah Liga Champions setelah berhasil menyingkirkan Barcelona untuk kembali ke partai puncak dua musim berturut-turut.

Georginio Wijnaldum dan Divock Origi berperan besar membantu tuan rumah membalikkan defisit tiga gol dengan mengalahkan Barcelona 4-0 sekaligus mengubah agregat menjadi 4-3.

Apa yang membuat tahun ini Barcelona kembali mengakhiri kiprahnya di Liga Champions dengan menyedihkan?

Seperti diketahui kejadian yang sama juga terjadi tahun lalu ketika AS Roma berhasil comeback melawan mereka di perempat final.

Setelah memenangkan gelar La Liga dengan mudah dan mencapai final Copa del Rey. Barcelona diharapkan memberikan perlawanan terhadap Liverpool dan mencapai final Liga Champions pertama mereka sejak 2015.

Tetapi mereka justru gagal. Sepanjang laga leg kedua semifinal di Anfield mereka terlihat seperti orang limbung.

Jordi Alba, salah satu pemain terbaik Barca musim ini, mungkin memainkan salah satu pertandingan terburuknya sebagai pemain profesional Rabu malam.

Pendekatan pragmatis dari Ernesto Valverde juga tidak membantu perjuangan anak asuhnya di atas lapangan. Valverde mungkin menyesali keputusannya tidak menerapkan permainan sepak bola yang lebih ofensif seperti yang biasanya dilakukan Blaugrana.

Barcelona tampak terlambat panas saat menghadapi agresivitas para pemain Liverpool. Para pemain tampak tidak berkutik menghadapi perlawanan Liverpool, ditambah Valverde terlambat dalam melakukan pergantian yang membuat momentum bangkit di pertandingan hilang.

Di sisi lain, Liverpool bermain penuh energi meski sejumlah pemain pilar mereka absen.

Tidak mudah untuk mempertahankan gelar liga, dan Barca telah menjuarai 8 dari 11 La Liga terakhir.

Mereka bahkan mungkin akan memenangkan Copa Del Rey berturut-turut pada 25 Mei 2019, saat mereka bersua Valencia di final Copa del Rey. Tapi apa yang paling diinginkan para penggemar dan pemain Barca, terutama Messi musim ini adalah Liga Champions.

Setelah melihat Madrid memenangkan tiga gelar Liga Champions terakhir, mereka pasti termotivasi untuk kembali membawa ‘Si Kuping Besar’ ke Camp Nou. Tapi seperti tahun lalu, mereka kembali goyah dengan cara yang sama musim ini.

Tentunya Barca akan mencoba lagi untuk memenangkannya tahun depan, tetapi untuk sekarang tujuan utama Barcelona musim ini telah hancur.

Tidak ada yang tahu apakah Valverde akan kembali menakhodai tim ini tahun depan, tetapi untuk saat ini Barcelona perlu berkumpul kembali dan setidaknya mencoba untuk mendapatkan hiburan dengan mempertahankan gelar Copa del Rey mereka. Ini mungkin tidak cukup untuk para penggemar.

 Sumber : Sportskeeda

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini