Syaiful Indra Cahya dan Keputusan Main di Liga 2 Selepas Tinggalkan Semen Padang



Kabarnya Anda akan menuju Liga 2 bersama PSIM Yogyakarta?

Rencananya seperti itu. Doakan saja. Dari sana jaraknya juga dekat dengan rumah istri di Mojokerto. Hanya sekitar tiga jam. Jadi, bisa lebih dekat. Doakan saja lancar.

Ada tawaran dari Liga 1 juga, tetapi saya memilik fokus dapat kesempatan bermain dan dekat dengan keluarga dulu untuk waktu dekat.

Apa tidak merasa mengalami penurunan dalam karier?

Saya tidak berpikir seperti itu. Rezeki selalu ada di mana saja. Yang saya lakukan fokus saja bermain. Kalau nantinya ke PSIM, saya melihat tim itu juga punya target serius untuk promosi. Jadi tidak masalah.

Materi pemainnya juga bagus. Banyak pemain dari Liga 1 di sana. Saat transfer window ini juga kabarnya ingin merekrut beberapa pemain dari Liga 1 lagi.

Faktor apa lagi yang membuat Anda lebih dekat dengan PSIM?

Di sana ada pelatih Aji Santoso yang saya anggap seperti bapak sendiri. Beliau juga yang ikut mengorbitkan saya dulu. Pernah melatih di timnas U-23 dan di Arema, jadi sudah tidak asing lagi rasanya. Senang kalau bisa berkumpul kembali.

Jika sudah diresmikan, nantinya akan memboyong keluarga ke Yogyakarta?

Kemungkinan iya. Tapi, akan dilihat dulu seperti apa perkembangannya. Kalau memungkinan tentu akan saya bawa anak dan istri karena mereka penambah semangat saya untuk bermain di lapangan.